Ada Program “Trade In” Smartphone Android Di Indocomtech 2016

JAKARTA, KOMPAS.com – Selain ramai dengan berbagai diskon, ajang penjualan gadget Indocomtech 2016 juga disisipi dengan program lain yang menarik. Salah satunya adalah tukar tambah ponsel Android lama dengan Android baru yang lebih canggih.

KompasTekno sempat menyusuri Jakarta Convention Center, yang merupakan lokasi penyelenggaraan acara tersebut.

Dari sekian banyak booth yang ada, terpantau tiga booth yang menyelenggarakan program tukar tambah untuk mendapatkan ponsel Android baru. Booth tersebut adalah Blibli, di Hall C, Samsung Megafon, dan Point2000 di lobby aula utama.

Masing-masing booth memberlakukan syarat yang serupa untuk penukaran. Ponsel lama mesti dalam kondisi baik, dapat menyala, dan layar tidak rusak. Selanjutnya, masing-masing ponsel itu dinilai dengan harga tertentu, untuk diberlakukan sebagai potongan harga pada pembelian ponsel baru.

Booth Blibli hanya menerima tukar tambah menggunakan ponsel merek Samsung, Apple, Sony, dan LG saja. Itu pun dibatasi pada seri tertentu, yang tergolong menengah ke atas.

Misalnya, pengguna bisa membawa Galaxy A3 (2015) untuk potongan Rp 2,5 juta, Galaxy Note 3 untuk potongan Rp 3,2 juta, iPhone 6 untuk potongan Rp 4,9 juta, serta Sony Xperia Z5 Dual untuk potongan Rp 3,4 juta.

“Kami terima ponsel batangan kok (tanpa kemasan pembelian). Tapi syaratnya ponsel mesti bisa menyala, layar tidak rusak dan software sama sekali tidak di root,” terang Kevin, salah satu penjaga booth tukar tambah di Blibli.

Dia juga menambahkan, tukar tambah di booth Blibli hanya berlaku untuk pembelian Samsung Galaxy S7, Galaxy S7 Edge, serta Note 5.

Sementara itu, booth Samsung Megafon membuka program tukar tambah serupa. Bedanya, booth ini menerima lebih banyak ponsel untuk ditukarkan. Total ada 228 jenis ponsel yang diterima, mulai dari Samsung, Apple, LG, Asus, Oppo, Xiaomi, Acer, Motorola, Sony, Lenovo, hingga Blackberry.

Masing-masing ponsel pun diberi harga berbeda, sesuai baik atau burunya kondisi ponsel lama pengunjung. Misalnya, Samsung Galaxy J5 (2016) diberi harga antara Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta, LG G5 antara Rp 4 juta hingga Rp 5 juta, dan Sony Xperia Z5 Compact antara Rp 2,7 juta hingga 3,4 juta.

Program tukar tambah di booth Samsung Megafon ini bisa dipakai untuk membeli berbagai ponsel bermerek Samsung. Mulai dari seri terendah yang tersedia, hingga seri tertinggi seperti Galaxy S7.

Terakhir, booth Point2000 menyediakan tukar tambah ponsel lama dari berbagai merek. Namun, pilihan yang bisa dibeli melalui program ini terbatas pada LG seri baru saja, yaitu LG G5, SE, X Power, X Cam, X Screen, Stylus 2, K 10, K8, serta K4.

“Di sini kami kerja sama dengan portal belanja online Laku6.com untuk menawarkan program trade in ini. Produk yang bisa dibeli terbatas LG seri itu saja,” terang Ian, seorang penjaga booth tukar tambah di Point2000.

Ponsel yang diterima sebagai alat tukar tambah pun cukup banyak, total ada 288 jenis, dari berbagai produsen. Antara lain Samsung, LG, Apple, Asus, Oppo, Xiaomi, Sony dan Lenovo.

Harga juga bervariasi sesuai dengan kondisi barang lama tersebut. Misalnya, jika ada lecet atau sejumlah kerusakan fisik, namun masih berfungsi, maka ponsel tersebut akan dihargai lebih rendah.

Sumber:

http://tekno.kompas.com/read/2016/11/04/08320077/ada.program.trade.in.smartphone.android.di.indocomtech.2016

Be the first to leave a comment. Don’t be shy.

Join the Discussion

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>