Bukti Honda Brio Tak Menguras Kantong

Tangerang, KompasOtomotif – Efisiensi bahan bakar Honda New Brio kembali diuji saat PT Honda Prospect Motor (HPM) menantang media nasional memecahkan rekor Liga Irit 2016 dari majalah AutoBild (Kompas Gramedia Group) di angka 21,9 kpl.

Acara ini dikemas dalam agenda New Honda Brio Drive 2 Excitement, Sabtu (29/10/2016), menempuh jarak sekitar 56 km dari kantor HPM di Sunter menuju venue Honda Day di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang.

KompasOtomotif bersama Otomania.com memacu Honda Brio CVT 1.2L i-VTEC. Sebelumnya dijelaskan Muhamad Zuhdi, Service Technical & Warranty Senior Manager HPM sebelum berangkat, bahwa mencapai 21-an kpl seharusnya tak sulit.

”Brio terbaru ini sudah menggunakan transmisi CVT yang diperbarui. Secara konstruksi makin ringan 10 kg, sangat compact. Selain itu kinerjanya juga membuat perpindahan gigi sangat smooth, tidak ada tenaga dan torsi yang terbuang, sehingga konsumsi bahan bakar lebih efisien,” ucap Zuhdi.

Saatnya membuktikan. KompasOtomotif memacu Brio CVT keluar dari kantor HPM menuju ruas tol Tanjung Priok, lalu melintasi tol bandara Soekarno-Hatta, berbelok ke tol JORR Barat, dan beralih lagi ke tol Serpong.

KompasOtomotif-Donny Apriliananda Sempat tembus angka 27,1 kpl.

Jalanan Sabtu pagi terbilang lancar. KompasOtomotif memacu mobil dengan kecepatan rata-rata 60 kpj, menjaga putaran mesin tak sampai lebih dari 1.500 rpm. Perjalanan juga tetap menggunakan AC dengan level suhu yang cukup nyaman.

KompasOtomotif terbantu dengan adanya lampu indikator ECO yang muncul pada panel indikator saat gaya berkendara kita dibaca komputer memenuhi syarat untuk pengendalian irit bahan bakar. Tidak ada informasi konsumsi BBM real time, dan KompasOtomotif harus meraba kecepatan paling efisien.

Pada Multi Information Display (MID) terpampang konsumsi bahan bakar rata-rata. Dari sinilah patokan pengujian itu dihitung. Pada layar sempat menunjukkan angka 27,1 kpl saat melintasi jalan bebas hambatan. Namun, angka itu turun menjadi 26,8 kpl saat masuk wilayah BSD yang cukup padat.

Rekor 21,9 kpl pun terpecahkan. Tapi perlu diingat, angka ini tidak bisa jadi patokan setiap Brio yang dikendarai konsumen. Mengingat, jalur dan kondisi kepadatan lalu lintas yang berbeda-beda. Begitu juga dengan gaya berkendara yang sangat menentukan irit-tidaknya sebuah mobil.

Sumber:

http://otomotif.kompas.com/read/2016/10/29/171108915/bukti.honda.brio.tak.menguras.kantong

Be the first to leave a comment. Don’t be shy.

Join the Discussion

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>