Bus Atap Tinggi Laris Manis

Jakarta, KompasOtomotif – Karoseri asal Bogor, Rahayu Santosa, bergerak mengikuti tren permintaan dari perusahaan otobus (PO) yang menginginkan bus beratap tinggi. Tahun ini Rahayu Santosa sudah memproduksi ratusan unit dari tiga varian dari model Jetliner, yakni Semi High Deck, High Deck, dan Double Deck.

Dalam siaran resminya, Selasa (15/11/2016), Rahayu Santosa menjelaskan lebih dari 10 PO sudah memesan bus Semi High Deck dengan Gross Vehicle Weight (GVW) 15 – 16 ton. Pemesannya berasal dari tiga pulau besar di Indonesia, yakni Sinar Jaya, Arimbi, Nuansa Ilham, dari Jawa Barat, lalu Efisiensi asal Jawa Tengah, serta Antar Lintas Sumatra (ALS) domisili Sumatera.

Sejauh pada tahun ini sudah 100 unit yang diproduksi, sementara sekitar 40 unit lagi menunggu diproduksi sampai tutup tahun.

Bus Jetliner High Deck juga laku. Rahayu Santosa menjelaskan bus dengan GVW di atas 16 ton yang tergolong premium ini terpesan 16 unit, delapan di antaranya masih proses produksi. Bus-bus itu merupakan pesanan PO NPM, RAPI, Bintang Utara, dan SAN.

Rahayu Santosa Bus Jetliner Double Deck rancangan Rahayu Santosa.

Khusus buat varian baru, Double Deck GVW 24 ton, yang baru saja diperkenalkan, telah dibuat empat unit. Keempat unit bus dengan tiga sumbu roda ini dipesan oleh PO Putra Pelangi dan Pelita Paradep. Masih ada 12 unit lagi yang bakal diproduksi tahun ini, semuanya pesanan PO Makmur, Putra Pelangi, Chandra, dan Putra Jaya.

Baca : Bus Tingkat Bandara Kualanamu Rakitan Bogor

“Terima kasih kepada pelanggan setia Karoseri Rahayu Santosa, atas kepercayaannya kepada produk-produk kami,” ujar Manager Marketing Rahayu Santosa Chrystianto Sutardy.

Sumber:

http://otomotif.kompas.com/read/2016/11/15/184500915/bus.atap.tinggi.laris.manis.

Be the first to leave a comment. Don’t be shy.

Join the Discussion

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>