Festival Jamu Dan Kuliner Tradisional Jateng Digelar Di Sukoharjo

SUKOHARJO, KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menggelar Festival Jamu dan Kuliner Tradisional. Kali ini acara tersebut digelar di Kabupaten Sukoharjo, selaku salah satu sentra jamu terbesar di Indonesia, tepatnya di pelataran The Park Mall, Solo Baru, Sukohajo, Jawa Tengah.

Festival yang memasuki tahun kelima tersebut digelar selama tiga hari, mulai 11-13 November 2016. Acara tersebut dibuka oleh Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Multikultural, Hari Untoro Drajat bersama Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal, Raseno Arya serta pejabat setempat pada Jumat (11/10/2016) pukul 20.00 WIB.

“Jamu ialah kearifan lokal, ramuan-ramuan yang dimiliki khusus di wilayah Jawa ini. Jamu bisa jadi branding khas Indonesia dalam hal pariwisata, seperti ginseng di Korea, yang bisa dipakai pengobatan maupun kuliner yang khas,” ujar Hari dalam sambutannya, Jumat (11/11/2016).

Ia berharap, ke depan resep jamu dapat menjadi warisan budaya dunia yang masuk ke dalam intangible culture (warisan budaya tak berwujud) ataupun warisan budaya kuliner.

KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia Para perwakilan pejabat Kementerian Pariwisata Indonesia, pejabat setempat, dan perwakilan penggiat industri jamu Jawa Tengah meminum jamu secara serempak dalam pembukaan Festival Jamu 2016.

Wakil Bupati Sukoharjo, Aji Purwadi pun dalam sambutannya mengatakan akan memaksimalkan kembali potensi jamu yan sudah ada di Kabupaten Sukoharjo agar menjadi brand jamu utama di Jawa Tengah.

Kabupaten Sukoharjo sendiri saat ini telah memiliki sentra desa wisata jamu, pasar khusus jamu, koperasi hingga berbagai industri jamu.

Sebanyak 65 stan yang terdiri dari UMKM jamu berbagai kota dan kabupaten di Jawa Tengah, Dewan Perwakilan Daerah Jamu Jawa Tengah hingga kuliner Solo Raya turut andil dalam memeriahkan Festival Jamu 2016.

Wisatawan dapat menemukan berbagai jenis jamu yang berhasiat menyembuhkan sangat banyak penyakit, mencobanya di setiap stand daerah, juga kuliner olahan jamu tersebut.

Tahun ini wisatawan tak hanya dapat menikmati jamu, dari berbagai jenis dan daerah dengan berbagai keunggulannya. Namun juga dapat belajar membuat, dan berkonsultasi berbagai hal tentang jamu.

Selain itu, festival tahun ini dimeriahkan dengan rankaian talkshow industri dan pengobatan jamu, Festival Kuliner Cabuk Rambak, pagelaran seni budaya, hingga famtrip ke sentra, pasar, dan desa wisata Jamu di Sukoharjo.

Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2016/11/12/085616827/festival.jamu.dan.kuliner.tradisional.jateng.digelar.di.sukoharjo

Be the first to leave a comment. Don’t be shy.

Join the Discussion

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>