Ini Bedanya Es Krim “Hard Serve” Dan “Soft Serve”

JAKARTA, KOMPAS.com – Siapa yang tak kenal es krim? Kudapan dingin ini menjadi favorit saat cuaca sedang panas terik. Es krim biasa disajikan dalam bentuk stik, cone, atau cup.

Namun, tahukah Anda, es krim memiliki dua tipe penyajian yakni hard serve dan soft serve.

Brand Marketing Manager Glico Wings, Nando Tampubolon mengatakan dua tipe es krim tersebut memiliki perbedaan mendasar yakni dari segi proses pembuatan. Temperatur pembuatan es krim dengan cara penyajian hard serve dan soft serve juga berbeda.

“Kalau hard serve itu diproses dalam temperatur di bawah 20 derajat, kalau soft serve di bawah lima derajat,” kata Nando kepada KompasTravel di Jakarta, Rabu (16/11/2016).

Secara tekstur, terdapat perbedaan antara hard serve dan soft serve. Es krim yang disajikan secara hard serve memiliki tekstur lebih padat dibandingkan soft serve.

“Kalau soft serve lebih lembut es krimnya,” tambahnya.

Selain itu, biasanya es krim dengan penyajian soft serve diproduksi menggunakan mesin khusus. Mesin-mesin tersebut biasanya digunakan oleh restoran cepat saji.

Secara proses kreasi, lanjut Nando, es krim hard serve tak bisa disajikan dengan tambahan-tambahan topping lain. Es krim hard serve biasanya dikemas langsung di pabrik.

“Yang membedakan itu attraction, soft serve itu bisa kasih attraction seperti topping,” ujar Nando.

Sementara untuk bahan pembuatan, Nando menambahkan tak ada berbeda antara penyajian es krim hard serve dan soft serve. Kedua penyajian tersebut sama-sama menggunakan bahan seperti susu juga tambahan rasa seperti vanila atau cokelat. 

Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2016/11/16/191000327/ini.bedanya.es.krim.hard.serve.dan.soft.serve.

Be the first to leave a comment. Don’t be shy.

Join the Discussion

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>