Jualan Motor Di Malaysia Semakin Sulit

Kuala Lumpur, KompasOtomotif – Sama seperti di Indonesia, penjualan sepeda motor di Malaysia tidak begitu baik. Boon Siew, Honda agen tunggal pemegang merek Honda di Malaysia, jadi salah satu merek yang ikut merasakan kondisi pahit tersebut.

Selain karena faktor ekonomi yang belum membaik, ksituasi ini semakin diperparah dengan diberlakukannya pajak baru di Malaysia, yang disebut Goods and Services Tax (GST). Karena itu, segala produk khususnya produk kendaraan roda dua mengalami kenaikan harga, dan ini semakain mempersulit daya beli masyarakat Malaysia.

“Tidak terlalu baik kondisi kami saat ini. Ini dimulai dari tahun lalu, saat pemerintah Malaysia memperkenalkan GST (seperti PPN kalau di Indonesia) , jadi semua harga naik karena pajak tersebut dan itu berefek pada pasar,” ujar Nobuhide Nagata, CEO and Managing Director Boon Siew Honda (Honda Malaysia), Jumat (28/10/2016).

Selain itu, kata Nagata, pemerintah tahun depan juga mulai akan memperkenalkan aturan emisi Euro 3. Bisa jadi ini juga akan menyebabkan harga sepeda motor bisa kembali meningkat.

“Jadi tahun depan kami akan menaikkan harga lagi karena itu (emisi), setelah beban pajak GST. Saat ini memang Malaysia masih menggunakan Euro 2,” ucap Nagata.

Nagata menambahkan, total market di Malaysia pada 2016, ada di angkat 400.000 unit. Melihat iklim bisnis yang belum membaik, karena tempaan beragam faktor, tahun ini target yang dipatok tidak muluk-muluk, yaitu bisa sama penjualannya dibanding 2015.

“Prediksi tahun depan cukup bisa sama dengan tahun lalu. Sementara untuk target honda sendiri diharapkan bisa memiliki pangsa pasar sampai 26 persen,” ucap Nagata.

Sumber:

http://otomotif.kompas.com/read/2016/10/29/090100815/jualan.motor.di.malaysia.semakin.sulit

Be the first to leave a comment. Don’t be shy.

Join the Discussion

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>