Lebih Intim Dengan Mobil Sport Rp 1,35 Miliar

Jakarta, KompasOtomotif – Varian M pada BMW sudah erat kaitannya dengan predikat sport. Tak hanya tampilan, namun merek asal Jerman tersebut melengkapinya dengan mesin yang lebih bertenaga hingga 370 tk.
 
Begitu pula yang disuguhkan BMW pada M2. Tampilan body terbilang menarik. Sedan 2 pintu ini tergolong kompak dengan beberapa sentuhan wide body di beberapa bagian. 
 
Hal tersebut dilakukan untuk memberikan kesan altelitis. Paling jelas terlihat pada fender depan belakang. Kesan sporty juga dimunculkan dari penggunaan serat karbon pada spion dan juga knalpot quatro.
 
Selain nuansa sport, penggunaan sunroof juga mampu memberikan kesan trendy. Maklum, BMW tengah membidik segmen eksekutif muda yang berjiwa sport dan penggila kecepatan.
kompasotomotif – Aris Harvenda Tampilan kabin BMW M2 kontras dengan eksteriornya
Kontras
 
Paras yang terbilang keren pada eksterior ternyata kontras dengan desain kabin. Jika dilihat sekilas tampilannya seperti kebanyakan varian BMW lainnya. Hanya sedikit ornamen istimewa yang membuatnya beda.
 
Komponen yang dimaksud adalah part yang diembos logo M. Antara lain setir dan jok, meski tidak terlalu jelas. Selain itu sama dengan varian kerabatnya.
 
Jika diperhatikan ada yang sedikit berbeda di konsol tengah. Varian reguler biasanya diilengkapi dengan rem parkir elektrik, Namun untuk M2 masih memakai model konvensional menggunakan tuas. Sebuah “kode” bahwa model ini bisa dipakai drifting.
kompasotomotif – Aris Harvenda Tampilan sport display pada MID BMW M2
Untuk fitur di dalam multi information display (MID) di dasbor tengah, ada sedikit pembeda. Di antara ragam menu yang ditawarkan ada pilihan sport display. Di dalam menu tersebut ada gambar grafik yang menampilkan info tenaga dan torsi yang terpakai saat riil.
 
Ruang kabin
 
Kendati berkonsep kupe namun M2 ini mampu diisi hingga 4 penumpang. Pengemudi dengan tinggi 174 cm bisa mendapatkan ruang kaki dan kepala sesuai keinginan. Pengaturan posisi duduk bisa dioperasikan secara elektrik (maju, mundur, naik, turun, dan rebah).
 
Pada posisi sempurna pengemudi, ruang kaki belakang masih toleran dengan penumpang. Namun untuk penumpang dengan postur di atas 160 cm ruang kepala agak terbatas. Hal tersebut merupakan efek atap landai khas kupe.
kompasotomotif – Aris Harvenda Display navigasi lengkap dengan laporan kemacetan di BMW M2

 

Akses keluar masuk penumpang belakang cukup mudah dan tidak perlu menunduk untuk mengoperasikan. Hal tersebut disebabkan kontrol akses berada di bagian pinggir sandaran pada jok. Untuk menekuk sandaran cukup gunakan tuas dan geser maju mundur secara elektrik lewat ada tombol di sebelah tuas.
 
Bagaimana dengan performa mesin? [Baca : Menikmati Semburan Tenaga BMW M2 di Sirkuit Sentul]

Sumber:

http://otomotif.kompas.com/read/2016/11/10/160929515/lebih.intim.dengan.mobil.sport.rp.1.35.miliar

Be the first to leave a comment. Don’t be shy.

Join the Discussion

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>